Cari Blog Ini

Senin, 23 Januari 2012

Karakteristik Bunyi Bahasa Indonesia


Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang menggunakan simbol – simbol vokal. Simbol merupakan makna yang diberikan kepada suatu yang dapat diserap paca indra. Bahasa itu bukan unsur yang terkumpul secara tidak beraturan, unsur – unsur bahasa “diatur” seperti pola – pola yang berulang sehingga apa bila terjadi kesalahan,hanya terjadi sebagian saja.

Karena bahasa selalu diungkapkan dalam konteks, ada unsur – unsur tertentu yang menyebabkan serasi tidaknya sistem bahasa didalamnya. unsur – unsur luar bahasa atau extrastruktural itu ( yang sering dibatasi dengan unsur  bahasa atau unsur struktural tidak selalu jales ) disebut pragmatik. Sopan santun berbahasa dan sistem sapaan salah satunya.
 
Bahasa mencakup dua bidang, yaitu bunyi vokal yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan arti atau makna yaitu hubungan antaran rangkaian bunyi vokal dengan barang atau hal yang diwakilinya itu. Bunyi itu merupakan geteran yang merangsang alat pendengar kita ( yang diserap panca indra kita ), sedangkan arti adalah isi yang terkandung didalam arus bunyi yang menyebabkan reaksi atau tanggapan dari orang lain. Bahasa juga digunakan sebagai sistem tanda. Tanda adalah hal atau benda yang mewakili suatu, hal yang menimbulkan reaksi yang sama apabila orang lain menanggapinya.

Bahasa selain itu jgua sebagai sistem bunyi. Pada dasarnya bahasa itu adalah bunyi. Sesuatu dibagi makna didalam bahasa tertentu, karena demikianlah kesepakatan pemakai bahasa itu. Bahasa bersifat produktif, sebagai sistem – sistem dari unsur yang jumlahnya terbatas bahasa dapat dipakai secara tidak terbatas oleh pemakainya. Ada pula sifat – sifat bahasa yang dimiliki oleh bahasa lain sehingga ada sifat universal, ada pula hampir universal (Arianto Sam, Kumpulblogger.com).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar